jump to navigation

Memasang knalpot Tiger Revo di Pulsar P180 UG4 codename Alieno Blu July 14, 2013

Posted by Red Bikerz in Uncategorized.
trackback

image

Sebenarnya saya cukup puas dengan knalpot standar UG4, dengan suara swing swing mirip motor matic dan teknologi exaustTec yang katanya bisa mengurangi emisi gas buang dan meningkatkan tenaga..

Tapi.. punya motor tanpa suara bukannya tanpa resiko.. memang sih suara motor jadi senyap dan tidak mengganggu pendengaran orang ketika kita lewat, tetapi kendalanya.. ketika kita di jalan dan kecepatan sudah diatas 50KPJ, pengendara lain jadi tidak awas dengan kehadiran kita karena suara mesin dan knalpot tidak terdengar.. kasian kalau liat orang terkaget kaget kalau kita salip, bahkan sudah seringkali hampir tabrakan gara-gara ada orang belok mendadak soalnya dipikir nggak ada orang, untung aja ada klakson yang lumayan kenceng.

Ok, mungkin waktunya untuk ganti knalpot.. tujuannya agar suara tidak terlalu senyap ketika dijalan.. kriteria memilih knalpot menurut saya adalah knalpot tersebut harus ori milik motor lain, jadi tidak akan menimbulkan masalah jika suatu saat saya touring di daerah lain dan daerah tersebut melarang knalpot bukan ori..

Pilihan saya ada dua, knalpot Tiger Revo atau Knalpot P220 (di bobok dikit).. Tapi ternyata setelah browsing-browsing.. baru tau kalau harga knalpot P220 tu jauh lebih mahal dari knalpot Tirev, yah diputuskan aja pilih knalpot Tirev.. dan kebetulan ada temen di klub Tiger dulu yang mau jual knalpotnya seharga Rp 300.000,- ya udah sikat aja, kapan lagi dapat knalpot Ori seharga knalpot N0b* yang sering dipakai para Alay dan punya julukan knalpot yang mempunyai kecepatan suara, alias suaranya udah sampai tapi motornya masih 2 km lagi saking kenceng dan berisiknya ni suara knalpot..

Ok knalpot dibawa ke tukang las, dan setelah berdiskusi sedikit dengan tukang las, maka diputuskan untuk memasang knalpot ini ada 3 hal yang harus dikerjakan..

1. Merenggangkan bagian tengah knalpot, di belah sedikit kemudian direnggangkan dan ditutup kembali dengan las listrik. agar bagian bawah knalpot tidak terlalu turun kebawah, dan juga baut di belakang bisa pas nempel di footstep belakang.

2. Karena lubang baut depan Tirev lebih kecil diameternya dari punya UG4, maka lubang bautnya di perbesar agar pas masuk..

image

3. Karena knalpot Ori Pibo UG4 berfungsi juga sebagai penahan standar tengah, maka setelah knalpot Tirev dipasang, agar standar tengah tidak kena rantai, standar tengah ditambahi besi yang berfungsi sebagai ganjelan, agar standar tersebut tidak kena rantai..

Ok setelah sekitar 45 menit dan ongkos las listrik Rp 40.000, selesai sudah proses pemasangan knalpot Tirev di UG4 saya yang bernama Alieno Blu ini, hmmm.. kalau diliat dari eksterior, knalpot ini memang pas sama Alieno Blu.. warna chrome dari knalpot serasi dengan chrome dari velg jari-jarinya hehehe..

image

Untuk impresi pemakaian.. selain suara jadi merdu ngebas, tenaga bagian bawah jadi berisi.. gas dikit langsung lari, agak lebih galak dari sebelumnya, jadi pengen ngegas terus, saya sampai bingung dan terus bertanya-tanya.. ini saya lagi naik Pulsar atau naik Hypermotard ya? Hueheh..

Semoga berguna untuk nusa dan bangsa..

Regards,

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: