jump to navigation

Pemuda miskin dan kapal pesiar July 19, 2011

Posted by Red Bikerz in Life.
trackback

Sedikit out of topic tentang motor dan racun-racun dunia :p kemarin hari minggu sewaktu jalan-jalan di Gramedia, baca-baca buku sekilas, mata saya tertuju pada buku Merry Riana.. kayaknya buku bagus, hard cover.. penulisnya lumayan cakep, menurut beberapa sumber sih.. dia bussiness women muda lulusan luar (kayaknya lebih muda dari saya).

Ok ada salah satu bab di buku-nya yang bagus banget, isinya tentang cerita yang mengubah hidup dia.. ok ini ceritanya (nggak terlalu persis dengan bahasa asli buku, tapi yang penting intinya)

 

Seseorang pemuda yang miskin sekali bermimpi untuk ikut serta berlayar dalam kapal pesiar yang mewah, bertahun-tahun dia menabung sedikit demi sedikit untuk bisa membeli tiket kapal pesiar tersebut, akhirnya setelah bertahun-tahun tabungannya terkumpul, bisa juga pemuda miskin ini membeli tiket berlayar selama 3hari 3malam.

Tapi sialnya, uang tabungannya hanya cukup untuk membeli tiket kapal saja, maka dia membawa bekal satu kerat roti untuk dimakan dikapal, akhirnya berangkatlah pemuda ini naik kapal pesiar impiannya.

Di dalam kamar kapal, jika pemuda ini merasa lapar, maka dia buka bekalnya dan dia makan roti sedikit, dan setiap dia lapar, dia memakan rotinya sedikit.. biar nggak cepat habis, sementara itu diluar dia melihat para penumpang lain pesta dengan berlimpah makanan, dijamu setiap hari seperti raja. Sebenarnya pemuda ini ingin sekali ikut ke pesta tersebut tetapi dia merasa uangnya nggak cukup untuk ikut ke pesta tersebut, menyesal sekali harusnya dia menyimpan uang lebih banyak biar tidak kelaparan di kapal.

Keadaan ini berlanjut terus sampai hari ketiga yaitu hari terakhir, kapten kapal heran sekali melihat pemuda ini karena selalu di dalam kamar tidak seperti penumpang lain. Maka kapten kapal tersebut menghampiri dan bertanya kepada pemuda, “Pak kenapa anda tidak bergabung di pesta seperti penumpang lain?” pemuda menjawab “ikut serta di kapal pesiar ini merupakan impian saya, jadi tabungan saya hanya cukup untuk membeli tiket kapal saja, tidak cukup untuk membeli makanan di kapal.. jadi saya membawa roti satu kerat untuk menahan lapar saya.” Kapten kapal tersebut tersenyum sambil berkata “Pak, apakah anda tidak tahu? harga tiket kapal ini sudah termasuk dengan semua makanan dan fasilitas-fasilitas lain yang disediakan?”. Mendengar hal ini, pemuda miskin tersebut menyesal sekali, andaikan dia tahu dan memutar waktu ke hari pertama, tentu dia akan keluar dan ikut di pesta-pesta perjamuan kapal.. tapi nasi sudah menjadi bubur.

Begitulah hidup, kita semua mempunyai tiket yang sama dan kesempatan yang sama, cuma seringkali pikiran-pikiran dan ketakutan kita yang membuat kita tidak bisa menggapai apa yang kita impikan. Ada quote bagus dari Bill Gates, pemilik Microsoft dan salah satu orang terkaya di dunia, quote-nya adalah “Jika anda lahir miskin, itu salah orang tua anda. Tapi jika anda mati miskin, itu adalah salah anda”.

Semoga berguna..

regards,

Comments»

1. nobu - July 20, 2011

mantap bro pelajaran dr cerita yg anda share..

Red Bikerz - July 20, 2011

thanks bro.. semoga berguna..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: