jump to navigation

macam-macam spidometer dan cara kerjanya November 18, 2010

Posted by Red Bikerz in Uncategorized.
Tags: , ,
7 comments

speedometer motor

sepeda motor ataupun mobil lazim terdiri dari spidometer sebagai penunjuk kecepatan berkendara. Biasanya di dalamnya terdapat tachometer untuk penunjuk kecepatan putaran mesin, fuel gauge untuk bahan bakar dan juga odometer yang gunanya untuk menunjukkan jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan.

Pertama kali dipatenkan oleh penemu asal Strasbourg bernama Otto Schulze pada tahun 1902, dan kemudian mulai jadi peralatan wajib di kendaraan bermotor pada tahubn 1910.

ada dua jenis spidometer, yaitu Eddy Current dan Elektronik spidometer. Eddy Current atau seringkali disebut spidometer mekanis, umumnya spidometer mekanis digunakan oleh sebagian besar sepeda motor ditanah air, prinsip kerjanya menggunakan magnet yang berputar di roda, makin cepat putarannya, maka makin besar medan magnet yang dihasilkan, dan akhirnya medan magnet tersebut membuat arus eddy makin besar dan kemudian ditransfer melalui kabel ke jarum penunjuk kecepatan.

untuk spidometer elektronis, prinsip kerjanya menggunakan magnet yang ditempatkan di roda atau drive-shaft, setiap roda/drive shaft berputar, sensor akan membaca putaran magnet ini, dan kemudian sirkuit elektronis akan menghitung seberapa banyak roda/shaft berputar dan akhirnya dikonversikan kedalam hitungan kecepatan di dalam LCD spidometer.

sebenarnya ada satu cara lagi yang digunakan untuk mengukur kecepatan, yaitu dengan GPS. Prinsip kerjanya menggunakan perubahan data posisi dari koordinat yang diperoleh dari satelit GPS kemudian diolah kedalam hitungan kecepatan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.